Mantap! Bocah SD Ini Boyong Tiga Emas dari Dua Kejuaraan Karate, Wabup Iwan Kasih Apresiasi

Pohuwato - Ada kabar membanggakan dari dunia karate Pohuwato. Di sela nerima silaturahmi pengurus dan atlet Karate Perguruan PORBIKAWA (Persatuan Olahraga Beladiri Aliran Ishikawa Karate-Do), Wakil Bupati Pohuwato H. Iwan S. Adam, S.H., nerima laporan prestasi atlet karate Pohuwato yang sukses ngeboyong medali emas di dua kejuaraan beruntun. Pertemuannya digelar di Rumah Jabatan Wakil Bupati, Minggu (30/08/2026).
Salah satu atlet yang paling nyuri perhatian adalah Arafah Qirani Beleneti. Yang bikin kagum, karateka ini masih duduk di kelas IV SD, tapi udah berhasil ngumpulin tiga medali emas dari dua kejuaraan beruntun di kategori usia dini. Keren banget!
Prestasi ini jadi bukti positif kalau pembinaan atlet usia dini di Pohuwato lagi jalan bagus. Meski masih kecil, Arafah nunjukin keberanian, fokus, disiplin, dan mental bertanding yang oke pas ngadepin lawan di arena. Capaian ini juga nunjukin kalau pembinaan karate di Pohuwato mulai ngasih ruang lebih luas buat atlet usia dini biar dapet pengalaman tanding sekaligus ngembangin potensi sejak awal.
Ketua Umum PORBIKAWA Kabupaten Pohuwato, H. Iwan S. Adam, nyambut positif prestasi ini. Menurutnya, keberhasilan atlet usia dini itu bagian dari investasi jangka panjang buat mbangun prestasi karate Pohuwato.
“Kita tentu bersyukur melihat anak-anak kita mulai menunjukkan prestasi. Arafah adalah salah satu contoh bahwa dengan latihan yang baik, disiplin dan dukungan semua pihak, anak usia dini pun bisa meraih prestasi yang membanggakan,” ujarnya.
Tapi, dia juga ngingetin biar pembinaan atlet usia dini jangan cuma ngejar target juara. Yang lebih penting justru mbangun kecintaan sama karate, mbentuk karakter dan disiplin, serta ngasih pengalaman tanding secara bertahap.
“Jangan membebani anak-anak hanya dengan target juara. Kita harus membangun kecintaan mereka terhadap karate, membentuk disiplin dan karakter, kemudian memberikan pengalaman bertanding secara bertahap. Kalau prosesnya benar, prestasi akan mengikuti,” jelasnya.
Iwan pun ngasih apresiasi buat peran pelatih, senpai, orang tua, dan seluruh pengurus PORBIKAWA yang terus ndukung proses pembinaan para atlet.
“Prestasi atlet adalah hasil kerja bersama. Ada pelatih yang membimbing, orang tua yang mendukung, organisasi yang memberikan ruang, dan tentu atlet yang mau berlatih dengan sungguh-sungguh. Semua harus berjalan bersama,” tambahnya.
Selain Arafah, sejumlah atlet PORBIKAWA Pohuwato lainnya juga nunjukin prestasi di berbagai kejuaraan dan kategori. Capaian ini jadi indikator kalau pembinaan udah jalan mulai dari kelompok usia dini sampai kelompok usia yang lebih tinggi.
Dengan pembinaan yang konsisten dan dukungan dari berbagai pihak, para atlet muda PORBIKAWA diharapkan terus berkembang dan bisa mbawa nama Kabupaten Pohuwato di tingkat provinsi, nasional, sampai jenjang yang lebih tinggi.
Buat PORBIKAWA, prestasi Arafah ini bukan cuma soal medali, tapi jadi bagian dari upaya nyiapin generasi penerus karate yang berprestasi sekaligus berkarakter. (*)