Yuk Kenalan sama Bripda Ardan, Polisi yang Juga Atlet Muda Karate Asal Trenggalek

Trenggalek - Siapa sangka, Polres Trenggalek ternyata punya satu anggota yang terbilang moncer. Nggak cuma berprestasi di bidang kepolisian, dia juga punya talenta lain yang cukup membanggakan.
Dialah Bripda Ardan, anggota Satsamapta Polres Trenggalek, polisi muda dengan segudang prestasi tingkat nasional. Bintara remaja bernama lengkap Muhammad Akbar Ardan Purbaningrat ini tercatat sukses ngumpulin puluhan medali di cabang bela diri karate. Keren banget!
Bertepatan sama bulan Kemerdekaan dan nyambut Hari Jadi ke-832 Kabupaten Trenggalek sekaligus mperingati Hari Juang Polri, tim redaksi ngobrol lebih dalam sama sosok polisi muda yang mbawa kebanggaan buat kepolisian dan masyarakat Trenggalek ini.
Karier Ardan bermula setelah lulus dari SMA Negeri 2 Trenggalek dan pengen nyoba peruntungan lewat seleksi bintara Polri. Karena udah biasa latihan fisik sejak kecil, Ardan nggak ngalamin banyak kendala dan sukses nyisihin ribuan peserta dari berbagai daerah. Alhasil, dia lolos dan ikut pendidikan di SPN Polda Jatim di Mojokerto tahun 2024. Setelah ditempatin di Direktorat Samapta Polda Jatim, dua tahun kemudian dia bisa balik ke tanah kelahirannya dan gabung di Satsamapta Polres Trenggalek.
“Saya ingin membanggakan orang tua dengan mengabdi lewat jalur Polri. Alhamdulillah, bisa terwujud.” Ujarnya.
Soal hobi karate, polisi yang juga berstatus mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Malang ini cerita kalau dia udah kenal dan latihan karate sejak umur 4 tahun, gabung di Dojo INKAI Trenggalek. Meski masih kecil, Ardan udah nunjukin ketertarikannya sama seni bela diri asal Jepang ini. Bahkan pas masih kelas 6 SD, dia udah berani ikut berbagai turnamen, lokal maupun regional Jawa Timur.
“Bagi saya, karate memiliki daya tarik yang sangat khas karena berfokus pada efisiensi gerakan satu lawan satu dan filosofi pembentukan karakter yang praktis. Karate tidak mengandalkan gerakan akrobatik yang rumit, melainkan kesederhanaan tapi efektif.” Imbuhnya.
Berkat ketekunannya latihan, Ardan berhasil ngejuarain berbagai kejuaraan bergengsi. Beberapa di antaranya Juara 3 kumite perorangan senior -60 kg putra piala Kapolri Tahun 2026 dan Juara 1 kumite perorangan -60 kg Putra piala Walikota Surabaya Tahun 2026.
Nggak berhenti di situ, Ardan juga tercatat nyabet sederet prestasi mentereng lainnya, seperti:
Juara 3 Kumite Beregu Senior putra piala bergilir Pemprov Jatim III Tahun 2025
Juara 2 Kumite Perorangan -60 kg Senior putra piala bergilir Pemprov Jatim III Tahun 2025
Juara 3 Kumite Perorangan -60 kg putra TNI_POLRI piala Panglima TNI Dalam rangka HUT Ke 80 TNI Tahun 2025
Juara 2 Kata Beregu TNI_POLRI putra Jatim Matrial Arts Championship Piala ketua umum Koni Pusat Malang Tahun 2025
Juara 1 Kumite Beregu Putra TNI_POLRI Jatim Matrial Arts Championship Piala ketua umum koni pusat Malang Tahun 2025
Juara 3 Kata Beregu senior putra piala Panglima Divisi Infantri II Kostrad tahun 2025
Juara 1 kumite perorangan -61 kg putra Atmajaya Cup I Piala Ketua Umum Koni kota Malang tahun 2023
Juara 1 kumite perorangan -61 kg Piala Walikota Madiun Tahun 2022
Juara 3 kumite perorangan -55 kg putra piala Bimari Cup I Tahun 2022
Juara 3 Kumite perorangan -40 kg putra Piala Kapolres dan ketua umum Koni Jombang ke II Tahun 2019
Buat Ardan, karate bukan cuma soal bela diri yang emang jadi keterampilan wajib buat anggota Polri, tapi juga bisa dipakai sebagai media buat ngelola Kamtibmas yang kondusif. Menurutnya, karate mbentuk karakter manusia yang punya hati bersih, berbudi luhur, jujur, dan berjiwa kesatria. Lewat organisasi pembinaan dan pelatihan karate, karakter itu bisa disebarin ke khalayak luas biar tumbuh kepedulian dan empati satu sama lain.
Di sela kesibukannya jadi polisi, Ardan tetap aktif nyempetin waktu buat ngumpul dan latihan karate bareng rekan-rekannya. Dia mbuktiin kalau pekerjaan dan hobi bisa jalan beriringan.
“Yang terpenting bagaimana cara kita membagi waktu tanpa mengorbankan satu sisi. Dari karate ini, saya juga bisa berkesempatan keliling Indonesia.” Ucapnya sembari tersenyum. (*)